Taste·Asia

Tahu Isi

Tahu Isi

Tahu goreng isi — kotak tahu padat dibelah dan dipadati tauge dan wortel berbumbu, dicelupkan dalam adonan dan digoreng dalam menjadi bantal renyah berderak. Camilan jalanan Indonesia dengan saus sambal manis.

Persiapan25 menit
Memasak15 menit
Porsi4
Tingkat kesulitanMudah
indonesiastreet foodvegetarianfriedsnack
Tahu Isi

Cara membuat

  1. Tumis bawang merah dan bawang putih dalam 2 sendok makan minyak selama 60 detik. Tambahkan wortel, kubis, dan tauge; tumis 90 detik hingga baru mulai layu.
  2. Bumbui dengan kecap manis, garam, dan merica putih. Aduk 30 detik; campuran masih harus renyah dan tidak boleh melepaskan air. Dinginkan. Aduk masuk daun bawang.
  3. Belah setiap kotak tahu di sepanjang satu sisi untuk membuat saku — hati-hati jangan memotong sampai tembus. Isi setiap saku dengan murah hati dengan isian sayur, padatkan dengan kuat.
  4. Kocok tepung beras, tepung jagung, baking powder, garam, dan kunyit dengan air es menjadi adonan encer. Adonan dingin lebih baik melekat dan menghasilkan kerak yang lebih renyah.
  5. Panaskan minyak hingga 180°C. Celupkan setiap tahu isi dalam adonan, biarkan kelebihan menetes. Turunkan ke minyak panas dan goreng 4–5 menit, balik sekali, hingga keemasan tua dan permukaannya renyah dan sedikit menggelembung.
  6. Angkat ke rak. Sajikan panas dengan irisan cabai merah segar — gaya jalanan Indonesia adalah satu gigit tahu isi, satu gigit cabai mentah, tanpa saus celup yang dibutuhkan. Atau sajikan dengan mangkuk kecil saus sambal manis.
Catatan budaya

Tahu isi adalah camilan kios jalanan Indonesia — digoreng dalam panci besar minyak mendidih di warung trotoar, dijual ke anak-anak sekolah dan pekerja kantor sebagai pengangkat semangat pukul 4 sore. Hidangan ini termasuk keluarga camilan goreng-isi yang disebut gorengan yang mencakup tahu isi, bakwan (gorengan sayur), pisang goreng, tempe goreng, dan risoles. Setiap penjual gorengan menawarkan semuanya; pelanggan menunjuk dan membayar. Menggigit cabai merah mentah di antara gigitan adalah kebiasaan Indonesia — cabai dingin menyeimbangkan minyak panas.

Lainnya dari Indonesia