Cara membuat
- Gabungkan ketan hangat dengan pasta kari, kelapa parut, telur kocok, dan garam. Aduk seksama dengan tangan hingga warnanya rata.
- Bentuk jadi 8 bola kecil (sekitar 60 g per bola). Dinginkan 20 menit di kulkas agar mengeras.
- Panaskan minyak ke 175°C. Goreng bola nasi bertahap selama 4 menit sambil dibalik hingga keemasan tua dan renyah. Angkat ke rak agar tiris. Dinginkan sedikit.
- Remas bola nasi goreng kasar dengan tangan atau garpu ke mangkuk lebar; tekstur harus tidak rata, dengan beberapa potongan utuh dan beberapa remah lebih kecil.
- Tambahkan naem dadu, kacang tanah, bawang merah, dan cabai. Tuang air jeruk nipis dan saus ikan. Aduk seksama.
- Tepat sebelum disajikan, lipat daun bawang, daun mint, dan daun ketumbar. Sajikan suhu ruang dengan daun kubis mentah untuk membungkus. Tiap orang ambil porsi di daun kubis dan makan dengan tangan.
Catatan budaya
Naem khao tod adalah camilan pasar kuil dan jalanan Laos, pemakaian cerdas dari sisa ketan yang diubah jadi salad herbal, gurih, dan renyah. Hidangan ini berasal dari kawasan perbatasan Laos-Vietnam (juga ada di Vietnam utara sebagai nem nuong) tetapi versi Laos dengan sosis fermentasi naem khas. Hidangan ini komunal: bola nasi digoreng lebih dulu dan salad disusun di menit terakhir, jadi nasi tetap renyah. Restoran di Vientiane dan Luang Prabang menyajikannya sebagai pembuka; pedagang jalanan di festival Boun menjualnya dari wok raksasa.