Cara membuat
- Cuci, kupas, dan parut wortel di sisi parutan kasar; parutan kasar memberi tekstur yang pas.
- Panaskan 30 g ghee di wajan tebal lebar di atas api sedang. Masukkan wortel parut; tumis 8 menit sambil diaduk hingga warna lebih dalam dan wortel mengeluarkan airnya.
- Tuang susu. Didihkan dengan api kecil-sedang 60 menit, aduk tiap 5 menit agar tidak menempel. Susu akan menyusut perlahan dan terserap ke wortel. Warna bertambah dalam dari oranye jadi merah bata.
- Tambahkan gula; aduk hingga larut. Wortel akan mengeluarkan lebih banyak cairan saat gula larut; masak 15 menit lagi sampai hampir kering.
- Tambahkan sisa 70 g ghee bertahap sambil diaduk; gajrela akan jadi mengkilap dan ghee pisah di tepi. Tambahkan khoya dan aduk hingga menyatu.
- Aduk dengan kapulaga, safron, separuh almond, separuh pistasi, dan kismis. Masak 5 menit lagi. Tekstur harus padat, fudgy, hampir kering, dengan tiap gigitan memuat helai wortel kasar. Tata di piring saji; tutupi dengan sisa kacang. Sajikan hangat dengan sesendok es krim vanila di samping (sentuhan modern Pakistan), atau makan begitu saja hangat-hangat.
Catatan budaya
Gajrela adalah makanan Pakistan-Punjab musim dingin; wortel merah Pakistan musim panennya November sampai Februari, dan gajrela mencapai puncak rasanya pada periode ini. Hidangan ini diasosiasikan dengan pernikahan, pesta makan malam musim dingin, dan hidangan yang dibuat bibimu saat kau berkunjung di musim dingin. Gajrela Pakistan lebih padat dan manis dibanding gajar ka halwa India; keduanya luar biasa. Perebusan pelan adalah inti; jalan pintas modern (instant pot, masak cepat) menghasilkan hasil yang lebih encer dan tidak menangkap transformasi susu-wortel yang menjadi ciri hidangan ini.