Taste·Asia

Sujeonggwa

수정과 (Sujŏnggwa)

Punch teh kayu manis-dan-jahe Korea — kesemek kering direndam dalam sirup kayu manis-jahe yang dibumbui, disajikan dingin dengan kacang pinus mengapung di atasnya. Minuman musim dingin dan Tahun Baru Imlek istana Joseon.

Persiapan20 menit
Memasak1h
Porsi4
Tingkat kesulitanMudah
north koreakorean courtwinterlunar new yeardrink
Sujeonggwa

Cara membuat

  1. Di panci tebal, didihkan air dengan api kecil bersama jahe yang dimemarkan dan batang kayu manis. Masak 30 menit, lalu tambahkan kayu manis. Masak 25 menit lagi — kuah harus berubah merah-kuning kecokelatan pekat dan sangat harum.
  2. Saring melalui saringan halus, buang jahe dan kayu manis.
  3. Aduk masuk gula hitam dan gula putih; rebus dengan api kecil 5 menit hingga larut. Sirup akan berubah hampir hitam keemasan.
  4. Rendam kesemek kering dalam sirup hangat selama 4 jam, idealnya semalaman. Kesemek menyerap rempah dan menjadi bengkak.
  5. Untuk menyajikan: sendokkan sirup-dan-kesemek dingin ke mangkuk kaca kecil atau cangkir. Apungkan segenggam kecil kacang pinus di atas setiap porsi. Siram beberapa tetes madu.
  6. Sajikan pada suhu ruang atau dingin. Sujeonggwa dimaksudkan untuk diseruput perlahan; penyantap memakan kesemek dengan sumpit atau sendok seraya berjalan. Pasangkan dengan yakgwa atau manisan tradisional Korea lainnya.
Catatan budaya

Sujeonggwa adalah minuman musim dingin istana Joseon — rempah hangat (kayu manis, jahe) menjadikannya makanan musim dingin di semenanjung Korea. Hidangan ini diasosiasikan dengan Tahun Baru Imlek, upacara teh tradisional, dan kumpul keluarga. Kedua Korea memiliki tradisi sujeonggwa; versi Korea Utara sering menggunakan kesemek lokal dan sedikit kurang manis. Kesemek kering adalah ciri visual; tanpa itu, minuman ini terbaca sebagai punch berbumbu generik. Komunitas diaspora Korea masih meminum sujeonggwa selama liburan musim dingin.

Lainnya dari Korea Utara