Cara membuat
- Buat kaldu: rebus tulang sapi; campurkan dengan air, sandung lamur, jahe yang dimemarkan, bawang putih, dan 5 batang daun bawang. Rebus 2,5 jam.
- Angkat sandung lamur; iris tipis melawan serat. Saring kaldu.
- Bumbui kaldu dengan kecap asin, garam, dan merica putih. Kaldu harus sangat berdaging tetapi ringan — bukan jenis yang gelap dan berat.
- Rebus mi naengmyeon selama 3 menit; tiriskan.
- Tata komponen di atas piring kuningan atau keramik lebar (jaengban berarti 'piring'): irisan daging sapi yang sudah matang di satu bagian, jamur di bagian lain, kubis dan lobak yang dicelup air panas di bagian ketiga, dan mi di tengah.
- Tuang kaldu panas mengelilingi isi piring. Tambahkan potongan daun bawang. Bawa ke meja makan di atas kompor portabel; piring tetap panas. Penyantap mengambil komponen dari piring ke mangkuk mereka dan mencelupkannya di kuah.
Catatan budaya
Eobok-jaengban berasal dari istana kerajaan Pyongyang — kadang disebut 'piring perjamuan kuil Pyongyang'. Hidangan ini diasosiasikan dengan masakan perjamuan Korea Utara dan merupakan hidangan utama di acara makan keluarga yang signifikan. Restoran Korea Selatan modern menyajikan eobok-jaengban sebagai hidangan khas mewah; piring dan tekniknya bertahan dari pemisahan dan kini disantap di kedua Korea. Piring kuningan berfungsi: mempertahankan panas dan tampak dramatis di meja.