Taste·Asia

Eobok-jaengban

어복쟁반 (Eobok-jaengban)

Piring hot pot daging sapi-dan-sayur kerajaan Korea Utara — irisan daging sapi, jamur, sayur, dan mi disusun di piring kuningan panas dengan kaldu tulang dituangkan di sekelilingnya. Hidangan khas istana Joseon Pyongyang.

Persiapan45 menit
Memasak3h
Porsi4
Tingkat kesulitanSulit
north koreapyongyangroyal courtcelebrationplatter
Eobok-jaengban

Cara membuat

  1. Buat kaldu: rebus tulang sapi; campurkan dengan air, sandung lamur, jahe yang dimemarkan, bawang putih, dan 5 batang daun bawang. Rebus 2,5 jam.
  2. Angkat sandung lamur; iris tipis melawan serat. Saring kaldu.
  3. Bumbui kaldu dengan kecap asin, garam, dan merica putih. Kaldu harus sangat berdaging tetapi ringan — bukan jenis yang gelap dan berat.
  4. Rebus mi naengmyeon selama 3 menit; tiriskan.
  5. Tata komponen di atas piring kuningan atau keramik lebar (jaengban berarti 'piring'): irisan daging sapi yang sudah matang di satu bagian, jamur di bagian lain, kubis dan lobak yang dicelup air panas di bagian ketiga, dan mi di tengah.
  6. Tuang kaldu panas mengelilingi isi piring. Tambahkan potongan daun bawang. Bawa ke meja makan di atas kompor portabel; piring tetap panas. Penyantap mengambil komponen dari piring ke mangkuk mereka dan mencelupkannya di kuah.
Catatan budaya

Eobok-jaengban berasal dari istana kerajaan Pyongyang — kadang disebut 'piring perjamuan kuil Pyongyang'. Hidangan ini diasosiasikan dengan masakan perjamuan Korea Utara dan merupakan hidangan utama di acara makan keluarga yang signifikan. Restoran Korea Selatan modern menyajikan eobok-jaengban sebagai hidangan khas mewah; piring dan tekniknya bertahan dari pemisahan dan kini disantap di kedua Korea. Piring kuningan berfungsi: mempertahankan panas dan tampak dramatis di meja.

Lainnya dari Korea Utara