Cara membuat
- Gabungkan daging cincang dengan semua bahan lain kecuali ghee. Uleni kuat-kuat 5 menit; campuran akan berubah dari berbutir jadi mengkilap, hampir seperti pasta, dengan protein yang mengikat jadi massa lengket.
- Tutup dan dinginkan dalam kulkas minimal 4 jam, lebih baik semalaman. Istirahat ini yang membuat bumbu meresap dan tekstur jadi lebih padat.
- Basahi tangan dengan air dingin. Ambil sebagian campuran (sekitar 80 g) dan bentuk di sekeliling tusukan jadi sosis panjang sekitar 12 cm, ujungnya meruncing. Tekan kuat agar kebab nempel ke tusukan.
- Nyalakan panggangan arang; seekh kebab adalah hidangan khusus arang, asapnya jadi tanda khas. Bangun bara hingga merah pekat tanpa nyala api.
- Letakkan tusukan melintang di atas panggangan, menggantung di atas bara (pakai dudukan panggangan atau sandarkan tusukan di antara jeruji). Panggang 3 menit per sisi, olesi ghee tiap kali dibalik, total 12 menit.
- Kebab matang ketika permukaan sangat gosong di beberapa titik dan bagian dalam baru matang tetapi masih juicy. Geser dari tusukan ke atas naan. Sajikan dengan irisan bawang dengan jeruk nipis, chutney mint, raita, dan cabai hijau segar.
Catatan budaya
Seekh kebab adalah daging panggang Pakistan-Mughlai; ditemukan di setiap barbekyu jalanan dari Bundu Khan Karachi hingga Phaja Sii Phaaja Lahore. Hidangan ini berakar Mughal-Persia; 'seekh' adalah bahasa Persia untuk tusukan. Pasta pepaya adalah pelembut pilihan Pakistan; enzim papain mengurai protein daging dengan lembut. Memasak dengan tusukan memberi rasa lebih berasap dibanding di wajan; hidangan ini biasanya disiapkan di barbekyu jalanan dan jarang dibuat di rumah. Perayaan Idul Adha Pakistan menampilkan seekh kebab secara mencolok.