Cara membuat
- Didihkan 1 L air. Masukkan mutiara tapioka — mereka akan tenggelam. Aduk sekali pelan agar tidak menempel. Masak 25 menit (lebih lama untuk mutiara yang lebih besar).
- Matikan api. Tutup panci dan diamkan 15 menit — mutiara terus matang dalam panas sisa. Tiriskan.
- Buat sirup gula merah palem: gabungkan gula merah palem dan 60 ml air dalam panci kecil. Rebus dengan api kecil 4 menit hingga bersirup. Aduk mutiara matang ke dalam sirup; ini memberi rasa sekaligus mencegah lengket. Masukkan kulkas.
- Seduh teh: tuang air mendidih ke daun teh curah; seduh 5 menit (boba tea Taiwan diseduh kuat, hampir pahit). Saring. Aduk masuk gula sampai larut. Dinginkan ke suhu ruang, lalu masukkan kulkas.
- Untuk merakit: bagi mutiara dingin di antara dua gelas tinggi (sekitar 2 sendok makan per gelas; sebagian lebih suka lebih banyak). Tambahkan es batu. Tuang teh dingin sampai tiga perempat penuh. Tutup dengan susu dingin; susu akan berputar ke dalam teh menciptakan gradasi warna fotogenik.
- Sajikan langsung dengan sedotan boba tebal — sedotan harus cukup lebar untuk menampung mutiara. Peminum mengaduk untuk menyatukan, lalu bergantian menyedot teh dan mengunyah mutiara.
Catatan budaya
Boba tea diciptakan tahun 1986 di Taichung — kebanyakan pengakuan diberikan kepada Chun Shui Tang atau Hanlin Tea Room. Minuman ini menjadi fenomena global di tahun 2010-an, dengan rantai menyebar dari Taiwan ke Amerika Utara, Eropa, dan Australia. Mutiara tapioka (boba) dibuat dari tepung singkong dan punya gigitan kenyal sedikit melenting yang disebut 'Q' di Taiwan — kualitas tekstural yang sangat dihargai dalam masakan Taiwan. Variasi modern termasuk busa keju dan boba buah.