Taste·Asia

Taho

Taho

Tahu sutra dalam arnibal (sirup gula aren karamel) dengan butiran sagu kenyal — sarapan jalanan Filipina yang dijual penjaja dengan ember beruap, sambil berseru 'Tahooo!' di jalan-jalan kompleks pada pagi hari.

Persiapan20 menit
Memasak25 menit
Porsi6
Tingkat kesulitanMudah
philippinesstreet foodbreakfastvegetariantofu
Taho

Cara membuat

  1. Masak butiran sagu: didihkan 300 ml air. Masukkan sagu dan aduk terus-menerus selama 12 menit — butirannya akan berubah dari putih menjadi sebagian besar transparan dengan inti putih kecil. Tiriskan dan bilas dengan air dingin.
  2. Rendam sagu yang sudah matang dalam air dingin sampai akan dipakai. Butirannya akan jernih sepenuhnya menjadi mutiara seperti kaca.
  3. Buat arnibal: gabungkan gula muscovado, 200 ml air, pandan, dan garam dalam panci kecil. Rebus dengan api kecil 8–10 menit hingga sirup sedikit mengental dan berubah cokelat keemasan tua. Aduk masuk vanila. Buang pandan.
  4. Kukus tahu sutra dalam kukusan selama 5 menit — taho disajikan hangat. (Kalau pakai tahu sutra dalam tabung Jepang, cukup hangatkan di bawah air keran panas.)
  5. Untuk penyajian: sendok tahu hangat ke dalam gelas tinggi atau mangkuk kecil, ambil dari atas dengan sendok pipih lebar untuk meniru teknik penjual taho Filipina — lempengan-lempengan tipis panjang, bukan potongan dadu.
  6. Siram 2 sendok makan arnibal hangat di atas tahu. Tambahkan satu sendok besar sagu yang sudah ditiriskan. Sajikan langsung, disantap dengan sendok panjang. Kontras antara tahu hangat lembut, sirup manis, dan butiran kenyal adalah inti dari hidangan ini.
Catatan budaya

Taho adalah makanan jalanan pagi hari Filipina — penjaja membawa dua ember di tongkat kayu (tahu hangat dan arnibal-dengan-sagu), berjalan di jalan-jalan kompleks sambil berseru 'Taaa-hoooo!'. Si penjual menyendok lempengan tahu ke dalam gelas dengan sendok pipih lebar — kecepatan dan keindahan gerakannya adalah bagian dari pertunjukan. Taho dibawa pedagang Tionghoa berabad-abad lalu (douhua) dan menjadi Filipina. Davao menambahkan pisang saba; Manila murni saja. Seruan penjualnya begitu ikonik sehingga kata 'Taho' membangkitkan suara, bukan rasa.

Lainnya dari Filipina