Cara membuat
- Panaskan minyak di panci tebal. Masukkan pasta bawang bombay; masak 8 menit hingga keemasan pucat. Tambahkan bawang putih, jahe, kunyit, dan bubuk cabai; aduk 90 detik.
- Masukkan potongan ayam; tumis 4 menit sambil dibalik sekali.
- Tuangkan kaldu ayam dan santan. Tambahkan saus ikan. Rebus tertutup dengan api kecil 30 menit — ayam harus empuk.
- Angkat ayam; buang tulang dan suwir-suwir. Kembalikan ke panci.
- Kocokkan tepung kacang arab dengan 200 ml kaldu dingin dari panci hingga menjadi larutan halus. Tuang perlahan ke kuah yang mendidih sambil terus dikocok. Masak 10 menit — kuah mengental menjadi tekstur halus, keemasan, hampir seperti kari.
- Rebus mi gandum terpisah selama 4 menit; tiriskan ke dalam mangkuk dalam. Siram ohn no panas dengan murah hati. Beri taburan telur rebus belah dua, irisan bawang bombay mentah, daun ketumbar, irisan kue ikan, gorengan, dan cabai. Peras jeruk nipis; setiap orang mengaduk di mangkuknya.
Catatan budaya
Ohn no khauk swè adalah salah satu sup mi paling dicintai di Myanmar — kadang disebut 'Khao Soi Burma' meski kedua hidangan ini berbeda. Santan dan tepung kacang arab sebagai pengental adalah ciri khas Burma yang membedakannya dari khao soi Thailand (berbasis kari) dan khao soi Luang Prabang Laos (berbasis tomat). Hidangan ini diasosiasikan dengan makan siang Minggu dan kumpul keluarga; pelengkap yang disajikan terpisah membuat makan menjadi interaktif. Disajikan di restoran dari tempat mewah Yangon hingga kios mi kecil.