Taste·Asia

Bibimbap Jeonju

전주비빔밥 (Jeonju Bibimbap)

Mazhab Jeonju dari bibimbap — nasi pulen ditutupi tujuh namul yang dibumbui terpisah, tartare daging sapi mentah, kuning telur, gochujang, dan setetes minyak wijen — disantap setelah diaduk rata dalam mangkuk kuningan.

Persiapan1h
Memasak30 menit
Porsi4
Tingkat kesulitanSedang
jeonjuricekoreanvegetable heavycelebration
Bibimbap Jeonju

Cara membuat

  1. Siapkan setiap namul terpisah: rebus bayam 30 detik dan peras kering; aduk dengan 1 sendok teh minyak wijen, 1/2 sendok teh kecap asin, sepertiga bawang putih, dan sejumput garam. Ulangi perlakuan bumbu untuk tauge (bawang putih mentah, minyak wijen, garam) dan setiap sayuran. Standar Jeonju adalah tujuh hidangan terpisah, dibumbui sendiri-sendiri, tidak pernah dicampur jadi satu.
  2. Tumis wortel, zukini, dan shiitake terpisah masing-masing dalam 1 sendok teh minyak, 90 detik per sayuran, dengan sejumput garam. Sayuran harus baru matang, warnanya masih cerah.
  3. Iris daging has dalam melawan serat menjadi korek api. Aduk dengan 1 sendok teh minyak wijen, 1 sendok teh kecap asin, 1 sendok teh gula, sisa bawang putih, dan sejumput biji wijen sangrai. Sajikan mentah — ini bibimbap gaya yukhoe. (Untuk versi matang, tumis 60 detik dalam wajan panas.)
  4. Buat saus gochujang: kocok gochujang dengan sisa minyak wijen, sisa wijen sangrai, 1 sendok teh gula, dan 1 sendok makan air hingga halus dan mengilap.
  5. Susun: tumpuk nasi panas dalam mangkuk kuningan lebar. Atur setiap namul di zonanya sendiri, memancar dari tengah — presentasi Jeonju dirancang seperti bunga. Letakkan daging di satu zona dan kuning telur di tengah.
  6. Bawa mangkuk kecil saus gochujang ke meja. Setiap penyantap menyendok saus ke atas, lalu mengaduk kuat selama setidaknya satu menit penuh dengan sendok — bibimbap berarti 'nasi diaduk' dan mengaduk adalah instruksi makannya. Setelah diaduk benar, mangkuk akan berwarna oranye-merah merata dan teksturnya menyatu.
Catatan budaya

Jeonju adalah ibu kota bibimbap di Korea Selatan — kota di provinsi Jeolla Utara tempat hidangan ini mencapai bentuk definitifnya. Mazhab Jeonju membedakan diri dengan menggunakan mangkuk kuningan (bukan tanah liat), menyajikan daging mentah (gaya yukhoe), dan mengatur tujuh sayuran berbumbu memancar dari tengah. Versi dolsot (mangkuk batu panas) yang populer di luar negeri adalah garis keturunan berbeda; bibimbap Jeonju asli adalah mangkuk kuningan tidak panas. Setiap komponen bibimbap bisa dimakan sendiri; mangkuk ini juga latihan dalam pengendalian diri, di mana sayuran lebih sedikit atau lebih sederhana akan menghasilkan versi yang lebih biasa-biasa saja.

Lainnya dari Korea Selatan