Cara membuat
- Tuangkan susu unta segar ke dalam wadah fermentasi yang bersih. Saba tradisional Kazakh (kantong kulit) memberikan rasa khas; fermentasi rumahan modern menggunakan wadah kaca atau keramik bersih.
- Tambahkan kultur starter. Aduk kuat-kuat agar tercampur rata. Tutup dengan kain muslin.
- Aduk kuat-kuat setiap 30 menit selama 12 jam pertama — pengadukan ini mengembangkan karakter berbuih dan asam yang khas.
- Lanjutkan mengaduk dengan frekuensi yang lebih jarang (setiap 2–3 jam) pada hari ke-2 dan ke-3. Campuran akan mengasam, sedikit berkarbonasi, dan mengembangkan sedikit kandungan alkohol (1–3% ABV).
- Setelah 3 hari shubat siap: asam, sedikit berbuih, dengan aroma susu unta yang khas.
- Saring melalui kain muslin ke dalam mangkuk. Sajikan dingin. Sisakan 100ml sebagai starter untuk batch berikutnya.
Catatan budaya
Shubat adalah susu unta fermentasi khas Kazakh — pusat dari identitas pastoral nomaden Kazakh. Unta sangat kuat di padang stepa Kazakh; susunya lebih padat nutrisi daripada susu sapi. Tradisi Kazakh meyakini shubat dapat menyembuhkan tuberkulosis dan penyakit paru-paru; penelitian medis modern memvalidasi sebagian klaim tersebut. Minuman ini sangat penting di musim panas bagi para penggembala Kazakh; rumah tangga tanpa shubat di musim panas dianggap kurang siap.