Taste·Asia

Nom Krok

នំក្រូច (Nŏm Krōch)

Kue beras santan khas Kamboja: setengah bola adonan beras-santan dimasak di wajan besi cor berlubang, dasar renyah dan tengah seperti custard. Makanan jalanan sore Phnom Penh.

Persiapan20 menit
Memasak25 menit
Porsi4
Tingkat kesulitanSedang
cambodiakhmerstreet foodcoconutvegetarian
Nom Krok

Cara membuat

  1. Kocok kedua tepung beras, kelapa parut, nasi matang, garam, 200 ml santan, dan air jadi adonan halus encer seperti krim. Diamkan 30 menit.
  2. Gabungkan sisa 150 ml santan dengan gula dan garam di panci kecil. Hangatkan hingga gula larut; jangan didihkan. Ini krim topping.
  3. Panaskan wajan nom krok (cetakan besi cor dengan lubang setengah bola) di atas api sedang sampai setetes air menari. Olesi tiap lubang dengan lapisan tipis minyak.
  4. Tuang adonan ke tiap lubang sampai sekitar 70%. Tutup wajan dan masak satu menit; dasar harus padat dengan desisan ringan.
  5. Sendok krim topping ke tiap setengah bola. Tambahkan sejumput daun bawang, jagung, atau talas ke separuhnya. Tutup dan masak tiga atau empat menit lagi; cangkang harus lepas saat diketuk.
  6. Angkat tiap setengah bola dan sandwich sepasang (dasar ke dasar) jadi bola utuh. Sajikan hangat; nom krok dingin kehilangan drama teksturnya.
Catatan budaya

Nom krok adalah saudara Kamboja dari khanom krok Thailand; keduanya berbagi struktur dasar yang sama (adonan beras-santan dimasak di wajan berlubang) tetapi versi Khmer sedikit kurang manis dan memakai lebih banyak kelapa. Wajan berlubang besi cor adalah perlengkapan dapur jalanan Kamboja, dan tanda jelas seorang ibu yang tahu apa yang dia lakukan. Topping gurih (daun bawang) versus manis (jagung) adalah preferensi pribadi; menyandwich satu dari masing-masing adalah pilihan tepat. Makan nom krok di pasar malam Phnom Penh dengan segelas kopi es adalah sore Kamboja kota klasik.

Lainnya dari Kamboja