Cara membuat
- Kocok tepung ketan, tepung beras, gula, dan air dalam mangkuk tahan panas hingga halus. Aduk masuk minyak.
- Kukus mangkuk di atas air mendidih kuat selama 25 menit — campuran akan berubah dari cairan putih menjadi adonan kental, glossy, dan lengket. Tutup atasnya dengan aluminium foil saat mengukus untuk mencegah air menetes masuk.
- Sambil adonan dikukus, siapkan lapisan-lapisannya: dalam tiga mangkuk terpisah, campur wijen hitam halus, kacang tanah halus, dan (bila pakai) kinako masing-masing dengan gula halus seimbang dan sejumput garam.
- Dinginkan adonan kukus sampai baru hangat — sekitar 10 menit. Basahi tangan dengan air dingin.
- Cubit potongan kecil adonan (sekitar 25 g masing-masing) dengan tangan basah. Gulung di antara telapak tangan menjadi bola halus. Jatuhkan setiap bola langsung ke salah satu lapisan dan gulung sampai terlapisi tebal.
- Tumpuk mua chee yang sudah terlapisi di piring. Santap dalam satu jam — adonan mengeras saat semakin dingin, terutama di kulkas. Sajikan dengan teh panas; tekstur kenyal seperti mochi melawan lapisan kacang adalah kenikmatan hidangan ini.
Catatan budaya
Mua chee — pelafalan Hokkien dari muá tsî — adalah versi jalanan Taiwan-Hokkien dari mochi, disantap di pasar malam dan saat istirahat sore Taiwan-Hokkien. Hidangan ini dijual dalam dua bentuk: bentuk lembut hangat seperti di sini (digulung di lapisan saat dipesan) dan bentuk kue mochi yang lebih padat (dijual potongan). Tanda khas penjualnya adalah pertunjukan memotong: memotong adonan hangat menjadi potongan dengan pisau besar di papan kayu, suara potong-potong yang ritmis menjadi soundtrack pasar malam. Cotton Mochi dari Hualien, Taiwan, terkenal ringan dan empuk.