Cara membuat
- Kecambahkan kacang lebih dulu (proyek 3 hari, rencanakan dari awal): cuci semua kacang seksama. Rendam dalam air dingin semalaman. Tiriskan, taruh di mangkuk besar, tutup dengan kain lembap, dan biarkan berkecambah di tempat hangat 2–3 hari, bilas dua kali sehari. Kecambah harus 5–10 mm panjangnya.
- Panaskan minyak mustard di panci tebal hingga baru berasap. Tambahkan ajwain, jimbu, dan sejumput timur; gelegak 30 detik.
- Tambahkan bawang bombay dadu dan tumis 6 menit hingga keemasan pucat. Tambahkan jahe, bawang putih, dan cabai; tumis 60 detik.
- Masukkan rempah bubuk (kunyit, ketumbar, jintan, timur halus); aduk 60 detik.
- Masukkan kacang berkecambah dan garam. Aduk 4 menit supaya terlapisi. Tuang 2,5 L air. Didihkan dengan api kecil.
- Tutup separuh dan masak 70 menit; kacang harus empuk tetapi masih utuh, tidak hancur jadi bubur. Sesuaikan garam. Hiasi dengan daun ketumbar. Sajikan dengan nasi atau chiura (beras tumbuk). Kwati adalah hidangan sekaligus sup; sangat mengenyangkan.
Catatan budaya
Kwati, 'sup sembilan kacang berkecambah', adalah hidangan Newari yang dimakan saat Janai Purnima, festival Hindu-Newari Agustus saat lelaki menerima benang suci. Komposisi sembilan kacangnya simbolis: tiap kacang melambangkan aspek hidup dan nutrisi yang berbeda. Pengecambahan mengubah kacang secara nutrisi: vitamin berkembang, anti-nutrien terurai, dan kemampuan dicerna meningkat drastis. Hidangan ini dianggap makanan kesehatan; nenek-nenek Newari menyajikannya pada anak-anak agar tubuh mereka yang sedang tumbuh dapat semua nutrisi yang tepat.