Cara membuat
- Kocok tepung beras, tepung terigu, dan garam dengan air jadi adonan encer seperti krim cair. Diamkan 30 menit.
- Masak topping daging: panaskan 2 sendok makan minyak di wajan. Tumis bawang bombay 4 menit hingga lunak. Tambahkan jahe, cabai, dan bawang putih; tumis 60 detik. Masukkan daging cincang; masak 6 menit hingga kecokelatan. Tambahkan jintan, ketumbar, timur, garam masala, dan kecap asin. Masak 2 menit. Dinginkan.
- Panaskan wajan anti lengket lebar atau panggangan datar di atas api sedang-besar. Olesi minyak.
- Tuang sekitar 80 ml adonan ke wajan, miringkan supaya menyebar tipis jadi bulatan 22 cm. Adonan harus berbuih di permukaan dalam 30 detik.
- Sebarkan seperempat campuran daging di atas pancake, sisakan tepi 1 cm. Pecahkan satu telur di tengah dan pecah kuningnya. Taburi daun bawang dan daun ketumbar.
- Tutup wajan 90 detik; telur akan matang di atas sementara dasarnya keemasan. Geser ke piring. Potong jadi wedge. Sajikan dengan achar atau makan apa adanya. Ulangi untuk 3 chatamari berikutnya.
Catatan budaya
Chatamari adalah hidangan Newari (penduduk asli Lembah Kathmandu); orang Newar adalah kelompok etnis kuno yang masakannya mencakup beberapa hidangan paling khas Nepal. Namanya berasal dari 'cha' (beras) dan 'tamari' (bundar). Hidangan ini diasosiasikan dengan festival seperti Mha Puja dan pernikahan Newari. Julukan 'pizza Nepal' adalah singkatan turis; warga lokal tidak akan menyebut begitu. Timur (lada Nepal, Zanthoxylum armatum) adalah rempah khas regional; rasanya seperti kesemutan ala lada Sichuan tetapi punya nada citrus-floral. Tanpa timur, chatamari terasa terlalu netral.