Taste·Asia

Ggwong-mandu

꿩만두 (Ggwŏng-mandu)

Pangsit pegar Korea — kulit tepung gandum diisi cincangan daging pegar, kimchi, dan tahu, dikukus atau direbus. Versi mandu Korea Utara, dengan preferensi regional terhadap unggas buruan.

Persiapan1h
Memasak18 menit
Porsi6
Tingkat kesulitanSedang
north koreapheasantdumplingcelebrationcourt
Ggwong-mandu

Cara membuat

  1. Campurkan pegar, kimchi, tahu, soun, daun bawang, bawang putih, jahe, kecap asin, minyak wijen, biji wijen, merica, dan garam. Aduk satu arah dengan sendok selama 90 detik hingga lengket.
  2. Letakkan satu sendok makan penuh isian di tengah satu kulit. Olesi tepi dengan air. Lipat menjadi setengah lingkaran, tekan tepinya kuat-kuat. Lalu satukan dua sudut runcing dan jepit — bentuk klasik mandu Korea.
  3. Ulangi untuk semua 30 pangsit. Tutupi pangsit yang sudah jadi dengan kain lembap.
  4. Kukus di kukusan bambu di atas air mendidih kuat selama 12 menit. Kulit harus menjadi transparan dan isiannya matang sempurna.
  5. Buat saus celupan: campurkan kecap asin, cuka, dan 1 sendok makan air.
  6. Tumpuk mandu di piring. Sajikan panas dengan saus celupan. Pegar memberikan rasa yang sedikit lebih buruan dan lebih dalam dari ayam; hidangan ini paling diasosiasikan dengan masakan istana Korea Utara dan wilayah pedesaan tempat pegar diburu.
Catatan budaya

Ggwong-mandu mencerminkan preferensi Korea Utara terhadap pegar dibandingkan ayam dalam masakan istana dan tradisional — pegar berlimpah di utara berbukit semenanjung Korea, dan dagingnya sedikit lebih ramping dan lebih beraroma daripada ayam. Hidangan ini diasosiasikan dengan masakan istana Korea dan wilayah pegunungan pedesaan. Juru masak Korea Selatan umumnya mengganti ayam untuk pegar. Hidangan ini adalah bagian dari acara makan perayaan Korea, terutama untuk Tahun Baru Imlek dan festival kuil Buddha.

Lainnya dari Korea Utara