Taste·Asia

Begun Bhaja

বেগুন ভাজা (Begun Bhājā)

Terong goreng wajan khas Bengal: bulatan tebal terong dilumur kunyit dan garam, lalu digoreng dangkal dalam minyak mustard jadi cakram keemasan dengan dalam yang creamy. Lauk sayur piring makan siang.

Persiapan15 menit
Memasak15 menit
Porsi4
Tingkat kesulitanMudah
bangladeshbengalieggplantvegetarianside
Begun Bhaja

Cara membuat

  1. Tata bulatan terong di nampan. Taburi kedua sisi dengan garam; diamkan 15 menit; ini menarik air dan mencegah terong menyerap minyak berlebih saat digoreng.
  2. Lap bulatan kering dengan tisu. Permukaan harus terasa sedikit kenyal.
  3. Gabungkan kunyit, cabai Kashmiri, dan ketumbar bubuk di mangkuk kecil. Lumur campuran rempah ini di kedua sisi tiap bulatan terong.
  4. Panaskan minyak mustard di wajan tebal lebar di atas api sedang-besar; minyak harus berkilau.
  5. Tata bulatan satu lapis (jangan terlalu penuh; goreng bertahap). Masak 4 menit per sisi tanpa diganggu; bulatan harus jadi keemasan tua, permukaan agak renyah.
  6. Angkat ke rak agar tiris. Bagian dalam harus halus seperti sutra, hampir seperti custard. Tata di piring. Hiasi dengan daun ketumbar. Sajikan langsung sebagai bagian dari piring makan siang Bangladesh dengan nasi, dal, kari ikan, dan acar. Begun bhaja dimaksudkan dimakan panas; kontras eksterior renyah dan interior creamy memudar dalam satu jam.
Catatan budaya

Begun bhaja adalah perlengkapan piring makan siang Bengal: dijual di setiap toko nasi-dan-kari tradisional Bangladesh dan dibuat tiap hari di jutaan dapur rumah. Kata Bengal 'begun' untuk terong punya akar yang sama dengan 'aubergine' bahasa Inggris; keduanya dari bahasa Sanskerta lewat jalur berbeda. Variasi ada dengan irisan terong dilumur adonan (lebih mirip gorengan), dengan lapisan tepung lentil (lebih mirip baigan pakora India), atau hanya dengan kunyit dan cabai tanpa lapisan. Goreng dangkal dengan minyak mustard adalah tanda khas Bangladesh; hidangan kehilangan esensinya tanpa minyak mustard.

Lainnya dari Bangladesh