Cara membuat
- Larutkan ragi dan gula dalam 100 ml air hangat; istirahatkan 10 menit hingga berbusa.
- Campurkan tepung dan garam di mangkuk besar. Tambahkan campuran ragi yang berbusa, minyak, dan sisa air hangat sedikit demi sedikit, uleni 8 menit menjadi adonan lunak yang sedikit lengket.
- Tutup dan biarkan mengembang di tempat hangat selama 60 menit hingga dua kali lipat.
- Tinju ke bawah. Bagi menjadi 6 bagian. Pipihkan setiap bagian menjadi bentuk lonjong panjang, panjang 25 cm dan lebar 10 cm. Naan Afghanistan sengaja panjang dan sedikit meruncing.
- Buat tanda jari dekoratif di permukaan (tradisi naan Afghanistan; tekan 3-4 alur paralel dengan jari). Olesi ringan dengan air; taburi dengan biji wijen dan nigella.
- Panaskan oven sepanas mungkin (260°C+) dengan batu panggang atau baja tebal di dalamnya. Panggang naan 8 menit per batch — harus mengembang dan permukaannya berubah keemasan tua dengan bercak yang lebih gelap. Tumpuk di bawah kain untuk tetap hangat. Sajikan dengan mentega atau berdampingan dengan hidangan Afghanistan apa pun.
Catatan budaya
Naan-e-Afghani adalah roti pipih Afghanistan — hidangan yang menemani setiap acara makan di Kabul, Herat, Mazar-i-Sharif, dan rumah tangga Afghanistan pedesaan. Naan Afghanistan berbeda dari naan India-Pakistan: lebih panjang, lebih meruncing, sedikit kurang diperkaya, dengan alur jari paralel khas dan taburan wijen-nigella. Memanggang roti di Afghanistan bersifat komunal; banyak lingkungan memiliki toko roti (nanwaee) tempat keluarga membawa adonan untuk dipanggang di tandoor komunal. Hidangan ini adalah fondasi makan Afghanistan; semua yang lain disantap dengan naan.