Cara membuat
- Garami irisan terong di kedua sisi; istirahatkan di saringan 20 menit. Garam menarik keluar air dan mencegah terong menyerap minyak berlebihan. Tepuk kering.
- Panaskan minyak di wajan lebar di atas api sedang-besar. Goreng wajan irisan terong dalam batch, 3 menit per sisi, hingga keemasan tua dan empuk. Angkat ke rak untuk meniriskan.
- Buat saus tomat: di wajan yang sama dengan 1 sendok makan minyak sisa, masak bawang bombay iris 5 menit. Tambahkan bawang putih cincang; tumis 60 detik. Tambahkan passata tomat, pasta tomat, jintan, cabai Kashmir, kayu manis, garam, dan gula. Rebus dengan api kecil 10 menit — saus harus mengental.
- Kocok yoghurt dengan bawang putih dan garam. Dinginkan di kulkas hingga dibutuhkan.
- Lapisi burani: ratakan setengah saus tomat di piring saji lebar. Lapisi setengah terong goreng. Beri taburan setengah saus yoghurt. Taburi 1 sendok makan daun mint kering. Ulangi: saus tomat, terong, saus yoghurt, daun mint kering.
- Taburi dengan daun mint segar. Sajikan pada suhu ruang dengan naan atau nasi. Burani banjan tahan 3 hari di kulkas; rasanya menyatu lebih jauh seiring waktu.
Catatan budaya
Burani banjan adalah centerpiece vegetarian Afghanistan — hidangan ini muncul di hampir setiap acara makan keluarga Afghanistan, perjamuan, dan meja Idulfitri, sering kali sebagai pendamping sayur untuk hidangan kambing. Pelapisan terong dengan saus tomat dan yoghurt bersifat universal di seluruh tradisi terong Persia-Turkik; variasi Afghanistan menggunakan daun mint kering sebagai taburan ciri khas. Hidangan ini ramah vegetarian sekaligus cukup substansial untuk menjadi makan utama dengan roti.