Cara membuat
- Masak kacang arab: tiriskan kacang yang sudah direndam. Rebus dalam 1 L air dengan 1 sendok teh garam selama 60 menit hingga empuk. Tiriskan.
- Kocok pasta asam jawa dengan air hangat hingga larut. Tambahkan cabai Kashmiri, jintan sangrai, kala namak, garam, dan gula. Dressing harus terasa tajam asam, asin, dan ada nada cabai.
- Di mangkuk lebar, gabungkan kacang arab matang, dadu kentang rebus, bawang merah cincang, cabai hijau, dan jahe.
- Tuang dressing asam jawa di atasnya dan aduk seksama dengan tangan atau sendok. Campuran harus mengkilap dan terlapisi rata. Tambahkan air jeruk nipis dan aduk lagi.
- Tata di mangkuk individual. Tabur tiap mangkuk dengan potongan telur rebus dan kulit fuchka remuk.
- Hiasi dengan daun ketumbar. Sajikan suhu ruang; chotpoti dimaksudkan dimakan dalam jam yang sama, kontras tekstur fuchka renyah dan kacang arab lembut adalah arsitekturnya. Pedagang jalanan Dhaka menyajikan chotpoti dari gerobak berdinding kaca; hidangan ini paling populer sebagai camilan sore.
Catatan budaya
Chotpoti adalah camilan jalanan paling banyak dimakan di Bangladesh; tiap lingkungan Dhaka punya gerobak chotpoti yang beroperasi dari pukul 4 sore sampai malam. Hidangan ini juga dijual di gerbang sekolah, gerbang kampus, taman, dan terminal bus. Kombinasi kacang arab yang berisi, dressing asam jawa yang tajam, dan telur opsional menjadikannya hibrida hidangan-dan-camilan. Tiap pedagang chotpoti Dhaka punya rasio favoritnya antara asam jawa, cabai, dan mustard; penikmat tahu beda gaya chotpoti Old Dhaka, New Market, dan Mohammadpur. Kulit fuchka remuk di atas adalah tanda khas tekstur.